Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Vol. 1 No. 1 (2024): Mei-Agustus 2024
Articles

Teorema Garis Berat pada Segitiga (Teorema Apollonius)

Elmi Sapitri
Pendidikan Matematika, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Zulhendri Zulhendri
Pendidikan Matematika, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Adityawarman Hidayat
Pendidikan Matematika, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Molli Wahyuni
Pendidikan Matematika, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published 14-08-2024

Keywords

  • garis berat,
  • teorema apollonius,
  • teorema stewart

How to Cite

Sapitri, E., Zulhendri, Z., Hidayat, A., & Wahyuni, M. (2024). Teorema Garis Berat pada Segitiga (Teorema Apollonius). Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 5–9. Retrieved from https://cendekia.co/index.php/cendekia/article/view/2

Abstract

Pada artikel ini akan dijelaskan tentang teorema apollonius dan pembuktian rumus teorema apollonius menggunakan penurunan secara trigonometri dan teorema stewart. Teorema apollonius ini memiliki peran penting dalam penerapan geometri bidang datar dan trigonometri. Teorema apollonius pertama kali dikemukakan oleh seorang matematikawan bangsa Yunani yakni Apollonius (262 SM-190 SM) yang berhasil menemukan hubungan antara panjang garis berat dengan panjang ketiga sisi pada segitiga .

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. D. Grinberg and P. Yiu, 2002, 2002, The Apollonius Circles as a Tucker Circle, Forum Geometricorum, 2
  2. Gushelsi, R., & Gemawati, S. (2015). Alternatif Menurunkan Rumus Panjang Garis Berat Pada Suatu Segitiga. KARISMATIKA: Kumpulan Artikel Ilmiah …, 1(2).
  3. Mashadi. (2018). Buku Geometri Lanjut. 226–232.